Tak Perlu Panik Gunung Agung Meletus, Perhatikan 5 Hal Ini | CariTau..!!

Diposting pada

Tak Perlu Panik Gunung Agung Meletus, Perhatikan 5 Hal Ini

– Erupsi Gunung Agung , Bali, telah berlangsung sejak Sabtu (25/11/2017) sekitar pukul 17.30 Wita dengan ledakan mencapai 1.500 meter. Hari ini, Minggu (26/11/2017), diperkirakan abu sudah mencapai 3.000 meter.

Pengunjung yang berada di “Pulau Tuhan” tidak perlu khawatir. Setidaknya ada lima hal yang perlu Anda lakukan tentang letusan Gunung Agung.

1. Jangan panik

Ahli vulkanologi Surono mengatakan bahwa turis dan masyarakat di Bali tidak perlu panik. Sebab, tidak semua daerah Bali ditutupi abu vulkanik.

“Bali yang luas, tidak semua ditutupi abu, dan lalatnya menuju ke bandara. Denpasar memiliki daerah lain seperti barat, utara dan selatan yang tidak bermasalah,” kata Mbah Surono saat dihubungi. KompasTravel Minggu (26/11) siang.

2. Berada di jarak aman

Pelancong juga harus berada di tempat yang aman. Surono mengatakan, sebaiknya jika Anda ingin mendekat, tetap di tempat yang aman.

“Ya jika Anda ingin melihat letusan Gunung Agung lebih baik daripada di luar radius 6 kilometer (dari Gunung Agung) sudah cukup,” katanya.

3. Arah angin yang berhati-hati

Mbah Surono mengatakan bahwa abu vulkanik saat ini dari Gunung Agung membawa angin yang mengarah ke tenggara. Pengunjung bisa mencari informasi tentang arah angin yang membawa abu vulkanik sehingga nantinya bisa memilih objek wisata di Bali yang tidak terkena abu vulkanik.

4. Gunakan topeng

Demi keselamatan dan kesehatan, turis dan masyarakat juga harus mau mengenakan masker. Masking harus digunakan jika Anda berada di daerah yang terkena sinar vulkanik.

“Itu hanya abu vulkanik, tidak merusaknya, tapi tidak apa-apa memakai masker dan topi yang tidak berwarna abu-abu,” kata Mbah Surono.

5. Gunakan pakaian yang aman

Selain topeng, hal yang harus Anda perhatikan adalah pakaian. Mbah Surono menyarankan wisatawan yang dekat dengan lokasi Gunung Agung untuk menggunakan pakaian lengan panjang.

“Hujan tidak terasa berat, pakaiannya biasa-biasa saja, lengan panjang, jika bukan payung, jika terlalu berat hujan, jangan mendekatinya,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.