Lihat Bagaimana Kurma Ditanam Jika Ingin Mengawali Bisnis | CariTau..!!

Diposting pada

Lihat Bagaimana Kurma Ditanam Jika Ingin Mengawali Bisnis

Suatu hari saya bertemu dengan seorang parter senior, bernama Ir. Haji Soenoto. Pemilik dan komisaris perusahaan penerbangan Mountoya Cirebon. Lama kita belum bertemu salah satu tokoh politik negara. Lulusan ITB yang saat ini mempelopori gerakan anti korupsi yang berawal dari kampus tempat ia belajar.

Mentor Jokowie saat mereka berdua dan melakukan bisnis di bidang yang sama, mebeuler, meskipun usianya sudah lebih dari 60 tahun, masih dalam mood. Muntahan pikirannya, mengalir cukup kencang menyelimuti awan siang itu mendung.

Sore itu, kita berbicara lama sampai malam hampir larut dan akan berubah menjadi pagi hari. Berbagai isu nasional dan internasional yang kita bahas bersama. Beberapa pejabat bank juga di dalamnya, tentu saja, terutama tokoh politik.

Ia mendongeng dari politik, hukum dan tentu saja karena kita berdua di dunia bisnis, membahas masa depan ekonomi Indonesia. Kondisi ekonomi yang bernapas terasa sangat usil.

Belajar dari Tanggal Pohon

Baca Juga :  8 Cara Jualan Online di Instagram Agar Laris Manis Untuk Pemula | CariTau..!!

Dari sekian banyak tema yang tersandung pada diri sendiri adalah ceramahnya tentang penanaman pohon Phoenix dactylifera ]. Pohon yang menghasilkan buah sangat disukai masyarakat Muslim khususnya saat puasa datang. Pohon itu menghasilkan buah yang saat ini dikenal dengan tanggal kurma.

Jujur saya tertegun melihat bagaimana dia menjelaskan tentang proses penanaman kurma. Prosesnya begitu hebat. Dalam penjelasannya, tanggal benih yang ditanam, harus ditutup dengan batu yang sangat kuat. Jika perlu besar. Logikanya, bagaimana bibit kelapa menghasilkan tunas, bila ditutupi dengan batu besar.

Benih Kurma, sebelum tunas muncul ke permukaan, setidaknya dia mengalami 10 kali untuk menghukum dirinya sendiri ke tanah. Terus ulangi. Bolak-balik antara melihat matahari atau kembali ke bumi. Mengapa? Karena tunasnya susah keluar. Tunas diperas atau diblokir oleh batu padat dan besar. Meski prospek bisnis di lini ini cukup bagus, bisnis ini memiliki prospek agribisnis jangka panjang. Bukan untuk jangka pendek.

Dia menjelaskan lebih lanjut bahwa kelangsungan hidup Phoenix dactylifera relatif panjang. Tentu saja, jika diperhatikan dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.