Langkah paling Penting Bagi Seorang Pendidik Adalah Eduentrepreneur | CariTau..!!

Diposting pada

Kesempurnaan Ada

Dia menyesal tidak menerima nasehat. Hari ini ia bosan menerima situasi. Anda pikir, katanya, apa yang sekarang sudah terlambat jika Anda harus kembali ke dunia bisnis.

Tentu saja tidak! Kecuali Anda mengangkat Anda, tapi ini adalah paradigma kehidupan. Selama ini Anda dididik dalam budaya yang dilewati oleh seorang entrepreneur mental. Meminta budaya harus ditransformasi menjadi budaya pemberi. Budaya penis harus diubah menjadi budaya pencarian. Budaya pecinta harus ditransformasikan menjadi pencipta budaya. Enam bulan terakhir, dia mengikuti kami. Saya mendasarkannya pada konsep eduentrepreneur. Bisikan saya, pengusaha tidak selalu menjual barang.

Konsep, gagasan strategis pengembangan daerah dan SDM yang berjangka pendek dan panjang, misalnya, adalah peluang bisnis. Masalahnya adalah bagaimana pengguna atau pemilik yang kami kunjungi, yakin akan gagasan tertulis dan terukur yang kami buat.

Kami menyadari bahwa birokrat kita terlalu sibuk. Mereka akan melupakan hal-hal strategis di kalangan akar rumput. Mari kita kosongkan isi perhatian dan pemikiran mereka. Kami menawarkan berbagai konsep A sampai Z.

Baca Juga :  Urutan Orang Paling Kaya Di Dunia Dan Jumlah Uangnya | CariTau..!!

Dia menumbuhkan keberaniannya. Dia membuat banyak gagasan. Salah satu dari lusinan gagasan yang kami organisir, diterima oleh salah satu kecamatan di Jawa Barat. Tiga bulan terakhir, kami menikmati perjalanan bersama. Rupanya, dalam 25 tahun ke depan, ide ini sepertinya sama sekali bebas dari kita.

Berapakah nilai investasi rupiah? Nol nol Apa hasilnya selama 25 tahun ke depan? Beritahu kami Yang pasti, teman orang ini, telah tersenyum dengan sejumlah harapan baru yang akan datang. Dia tidak lagi menunggu jabatan di lembaganya, karena dia menyadari bahwa dunia ini luas. Dia juga menyadari bahwa itu adalah, di luar sana, terlalu banyak halal yang dapat diterima Tuhan, namun lupa dikumpulkan dan dibagi. Pro. Cecep Sumarna