Kisah Sukses CEO Aplikasi Pesan Instan Telegram | CariTau..!!

Diposting pada

Beberapa waktu lalu, aplikasi Telegram sempat ramai dibicarakan setelah diblokir oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Menkominfo Rudiantara menjelaskan bahwa aplikasi pesan instan tersebut kerap digunakan jaringan teroris untuk berkomunikasi secara rahasia.

Berhasil membuat situs dan aplikasi ternama di usia muda bernama Telegram, Pavel Durov disebut-sebut sebagai Mark Zuckerberg versi Rusia.

Ia menemukan sekitar 17 ribu halaman di Telegram yang membahas penyebaran propaganda radikal ke masyarakat, salah satunya cara untuk merakit bom. Menurut Rudiantara, salah satu alasan para teroris memilih Telegram sebagai alat komunikasi adalah karena keamanannya yang sangat terjaga.

Beberapa saat setelah pemblokiran Telegram oleh pemerintah Indonesia, sang pendiri, Pavel Durov bertandang ke Jakarta untuk bertemu dengan Menkominfo Rudiantara di kantor Kemenkominfo. Pertemuan tersebut dilakukan untuk membahas standar keamanan yang diterapkan aplikasi pesan instan tersebut untuk menangkal konten terorisme.

Patut dicontoh, ini kisah jatuh bangun Pavel Durov hingga sukses dirikan Telegram

Konsisten dengan konsep keamanan yang selalu diutamakan oleh Telegram kepada penggunanya, Pavel Durov tak segan untuk menolak permintaan pemerintah dari negara mana pun untuk membuka identitas pengguna aplikasinya. Sikapnya dalam mempertahankan privasi pengguna Telegram kerap menjadi kontroversi.

Baca Juga :  7 Figur Wanita Indonesia Ini Menjadi Inspiratif Bagi Sesama Wanita | CariTau..!!

Meski demikian, Durov tegas membantah bahwa dia dan timnya berteman dengan teroris, meski Telegram menjadi alat komunikasi favorit para teroris. Banyak yang bisa kita contoh dari karakter kuat dan sikap konsisten yang dimiliki Pavel Durov, yang membuatnya menjadi sukses seperti sekarang. (Baca juga: 4 Keuntungan Membuat Website Gratis Bagi Pebisnis)

Terusir dari negara kelahirannya

Telegram merupakan produk kedua yang dibuat Durov setelah sukses mendirikan Vkontakte pada tahun 2006.  Vkontakte atau yang biasa disebut vk.com adalah sebuah media sosial populer di Rusia untuk menyebar informasi yang mirip dengan Facebook.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.